Selasa, 20 September 2022

Pengertian(Analisis keuangan), Tujuan dan Metode Analisisnya

 

Pengertian Analisis Keuangan



Analisis keuangan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengevaluasi kelangsungan bisnis, sub-bisnis, stabilitas hingga profitabilitas perusahaan. Upaya ini dilakukan oleh seorang profesional dengan menggunakan informasi yang didapatkan dari laporan keuangan dalam bentuk rasio.


Tujuan Analisis Keuangan

Dalam membuat analisis keuangan untuk sebuah bisnis atau perusahaan sangat penting untuk dilakukan. Hal ini berkaitan erat dengan laba rugi  perusahaan serta perkembangan bisnis di masa mendatang.

Nah, berikut ini adalah beberapa tujuan analisis keuangan sebuah bisnis atau perusahaan,diantaranya:

1. Profitabilitas

Merupakan salah satu tujuan dari melakukan analisis keuangan adalah untuk mengetahui profitabilitas sebuah perusahaan. Profitabilitas sendiri merupakan kemampuan perusahaan untuk bisa menghasilkan keuntungan serta mendukung pertumbuhan laba perusahaan dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Untuk mengetahui profitabilitas ini, bisa dilihat dari laporan laba rugi yang menunjukkan kinerja perusahaan.

2. Solvabilitas

Tujuan dari melakukan analisa laporan keuangan yang selanjutnya adalah sebagai solvabilitas perusahaan. Ini merupakan kemampuan perusahaan dalam memenuhi semua kewajiban. Hasil ini diperoleh dengan membandingkan seluruh kewajiban dengan semua aset serta membandingkan semua kewajiban dengan ekuitas.

3. Likuiditas

Likuiditas perusahaan merupakan kemampuan untuk mengukur bagaimana perusahaan dapat secara lancar melakukan kewajibannya. Cara mengukurnya adalah dengan menggunakan rasio aktiva lancar dan kewajiban lancar.

4. Stabilitas

Tujuan lainnya dari melakukan analisis keuangan adalah untuk mengetahui stabilitas perusahaan. Stabilitas merupakan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan usahanya untuk waktu yang lama tanpa mengalami kerugian. Untuk menilai stabilitas sebuah perusahaan ini, digunakan laporan laba rugi serta neraca perusahaan. Tidak hanya itu, dibutuhkan juga indikator keuangan dan non keuangan lainnya untuk mengetahui stabilitas sebuah perusahaan.

Metode Analisis Laporan Keuangan

Secara umum ada dua metode analisis laporan keuangan yaitu metode horizontal dan vertikal.

Analisis Horizontal

Metode analisis keuangan horizontal adalah metode analisis dengan membandingkan pos-pos laporan keuangan yang sama pada periode yang berbeda.

Biasanya perbandingan laporan keuangan yang dianalisis menggunakan dua atau tiga periode dimana periode yang lebih awal digunakan sebagai dasar pembandingnya.

Analisis ini digunakan dengan melihat persentase penurunan dan kenaikan pos-pos laporan keuangan dari periode yang dibandingkan. 

Oleh karena itu, metode ini sering disebut juga dengan metode dinamis.

Selain membandingkan laporan keuangan dua periode atau lebih yang disebut juga dengan analisis komparatif, ada beberapa metode lain yang umum digunakan untuk melakukan analisis horizontal, yaitu:

  • Analisis trend atau indeks – analisis untuk mengetahui kecenderungan dari posisi keuangan. Analisis ini biasanya dinyatakan dalam persentase. Namun dapat juga dinyatakan dalam indeks apabila menggunakan lebih dari dua periode.

 

  • Analisis sumber dan modal kerja – digunakan apabila ingin mengetahui sumber dan alokasi modal perusahaan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi perubahannya.
  • Analisis perubahan laba kotor – digunakan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab perubahan laba kotor perusahaan dari periode ke periode.
  • Analisis sumber dan penggunaan kas – digunakan untuk mengetahui kondisi kas dan penyebab terjadinya perubahan kas pada suatu periode tertentu.

Analisis Vertikal

Analisis vertikal digunakan dengan membandingkan pos-pos keuangan yang berbeda pada satu laporan keuangan yang sama di satu periode yang sama.

Oleh karena itu, analisis vertikal sering disebut juga sebagai metode analisis statis.

Adapun yang termasuk ke dalam analisis laporan keuangan vertikal adalah sebagai berikut.

1. Analisis Common Size

Analisis common size adalah analisis yang membandingkan pos-pos laporan keuangan dengan menggunakan persentase dalam satu periode tertentu. 

Laporan yang dianalisis biasanya adalah laporan laba rugi dan neraca. 

Untuk laporan laba rugi dinyatakan sebagai persentase dimana setiap akun barisnya dibagi dengan pendapatan. Sedangkan pada laporan neraca, setiap akun dibandingkan dengan total aset.

2. Analisis Break Even

Analisis break even atau analisis titik impas adalah analisis yang digunakan untuk menentukan tingkat pendapatan yang harus dicapai oleh perusahaan.

Analisis break even membantu perusahaan untuk menganalisis berapa produk yang harus dijual atau berapa rupiah yang harus diterima pada satu periode tertentu.

Analisis ini bertujuan untuk membantu perusahaan dalam mengambil keputusan strategi bisnis agar perusahaan bisa mendapatkan keuntungan dan mengurangi risiko kerugian.

Baca Juga: Break Even Point (BEP): Pengertian dan Cara Hitungnya

 

3. Analisis Rasio Keuangan

Analisis rasio keuangan digunakan untuk menilai suatu kinerja perusahaan berdasarkan pos-pos laporan keuangan pada satu periode tertentu.

Analisis rasio keuangan berfungsi sebagai tolak ukur dalam mengambil langkah strategis perusahaan pada periode selanjutnya dan mengevaluasi sumber daya perusahaan.

Ada empat alat ukur dalam analisis rasio keuangan yaitu rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas dan rasio aktivitas.

Penjelasan mengenai analisis rasio keuangan adalah sebagai berikut:

  • Rasio likuiditas berguna untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya.

Rasio likuiditas membandingkan kas, efek, dan piutang dengan hutang jangka pendeknya.

  • Rasio solvabilitas digunakan mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka panjangnya.

Rasio solvabilitas membandingkan seluruh beban utang perusahaan terhadap aset atau modalnya.

  • Rasio profitabilitas mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba yang berhubungan dengan nilai penjualan, aktiva, dan modal.
  • Rasio aktivitas digunakan untuk mengukur seberapa efektif perusahaan dalam memanfaatkan asetnya untuk dikonversikan menjadi keuntungan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengertian(Analisis keuangan), Tujuan dan Metode Analisisnya

  Pengertian Analisis Keuangan Analisis keuangan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengevaluasi kelangsungan bisnis, sub-bisnis, stabi...